Senin, April 6

[SAMM] TV: Interview SAMM dengan sejawat Bli Alit

[SAMM] TV dengan wawancara Bunder (Aditya Lantip) dan Bli Alit.

Pertanyaan seputar apa yang dirasakan tentang kesejawatan di SAMM dan apa arti arsitektur bagi Bli Alit. Satu hal yang menarik, Bli Alit menegaskan posisi arsitektur sebagai karya yang berasal 'dari hati' atau 'rasa'.





Tetap semangat!
________________________________________________

© Spirit Arsitek Muda Malang [SAMM]

3 Comments:

raka mengatakan...

Sekedar Tawaran,

Melihat architecture hanya dari sang jagoan perupa teknik akan melahirkan ribuan architect yang hanya mengabdi kepada kaum kapitalist belaka. Haruskah anda menghamba tawaran pada mereka. Sejarah yang mereka sepakati hanya sejarah yang menguntungkan para mereka. Seorang YB Mangunwijaya memiliki pandangan yang berbeda seorang arsitek sekaligus antropologh yang memandang arsitek dan arsitektur mengabdi kepada kebutuhan manusia dan lingkungan seluruhnya tidak memihak dan tidak menciptakan klas. Saat ini arkeolog dan arsitek masih bingung melihat republik ini, semestinya mereka bekerja sama membongkar kuburan massal yan tersebar di seluruh tanah air dimana bersemayamnya para korban pembantaian G30S/Sarwo Edi si Jagal massal suruhan Soeharto. Terlalu tidak tahan untuk berkreasi hingga monumen yang masih terpendam terlupakan yang seribu kali lebih monumental dari tugu monas karena sangat dibutuhkan oleh generasi yang tidak ingin bangsanya menjadi korban kekerasan-kekerasanan yang tidak jelas. Dekonstruksi dalam arkitektur membawa kesadaran atas existensi kekuasaan atas manusia. Para jago perupa teknik semestinya selektiv, menutup diri dari pemodal kotor berhenti sejenak untuk menyerahkan sketsa pada para drafternya namun kembalikan itu pada hati nurani, negara ini sudah terlalu banyak bangunan yang melawan waktu dan akhirnya menjadi sampah kosmetik.

salam,
raka
(terima kasih untuk tidak membuang komentar ini)

Tukul mengatakan...

Yth Raka,
arsitek adalah sebuah profesi. Mau tidak mau kita mengakui itu bukan? Hal seperti yang dilakukan Romo Mangun itu bukan hal yang mudah dilakukan bung!! Step by step kita yg muda belajar.

karya desain Romo Mangun pun membutuhkan capital (modal). Tapi yang terbaik adalah mengambil langkah untuk mewujudkan arsitektur yang lebih baik dari waktu ke waktu. Tidak mudah meyakinkan klien.

kalau Anda sudah bisa melakukan, bisa kirimkan ke SAMM karya desain Anda yang utopis seperti itu dan kita bisa belajar bersama dari karya Anda. Salam.

stop dreaming start action mengatakan...

bagus interviewnya....

Poskan Komentar

Kirimkan artikel ke Web SAMM

Untuk lebih giatnya aktivitas dalam web SAMM, dan agar tulisan tidak monoton, mengapa tidak mengirimkan artikel dan bahasan Anda sendiri tentang arsitektur? Karena fungsi admin sebenarnya adalah menjembatani SAMM dengan internet dan khalayak arsitektur di seluruh Indonesia dengan SAMM dan web ini. Silahkan mengirimkan naskah artikel ke web SAMM dengan form ini (form akan masuk ke email pribadi admin, untuk sementara ini).

nama
email
judul
artikel
attach
attach
attach
attach
Image Verification
Please enter the text from the image
[ Refresh Image ] [ What's This? ]